indotimes.id, MUSI RAWAS — Persoalan ketersediaan air bersih kembali menjadi perhatian masyarakat Desa Q1 Tambah Asri. Warga mempertanyakan distribusi air dari PDAM Muara Beliti yang hingga saat ini disebut tidak mengalir atau tidak keluar ke sejumlah sambungan rumah masyarakat.
Sementara itu, sumber air yang berasal dari Belud Sepam disebut masih mengalir dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Kondisi tersebut menjadi perhatian warga karena air bersih merupakan salah satu kebutuhan dasar yang sangat vital bagi kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Desa (Sekdes) bersama sejumlah masyarakat saat ditemui awak media di ruang Kantor Desa Q1 Tambah Asri. Dalam perbincangan tersebut, warga menyampaikan sejumlah pertanyaan terkait penyebab air dari jaringan PDAM Muara Beliti tidak mengalir sebagaimana yang diharapkan.
Warga berharap pihak-pihak terkait, khususnya pemerintah desa dan instansi yang menangani pelayanan air bersih, dapat memberikan penjelasan mengenai kondisi tersebut serta mengambil langkah penyelesaian agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi.
“Memang kita akan selalu mempertanyakan kepada pihak-pihak terkait, dalam hal ini pemerintah desa, mengenai persoalan air bersih ini. Masyarakat tentu berharap ada kejelasan mengapa air dari PDAM Muara Beliti sama sekali tidak mengalir atau keluar,” demikian inti keluhan yang disampaikan dalam perbincangan tersebut.
Di sela-sela diskusi yang berlangsung cukup serius antara masyarakat dan awak media, muncul harapan agar persoalan ini segera mendapatkan perhatian dari instansi terkait. Masyarakat menilai kelancaran distribusi air bersih sangat penting karena menyangkut kebutuhan dasar warga.
Untuk memperoleh informasi yang berimbang, awak media akan berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait, termasuk pengelola atau instansi yang menangani jaringan air bersih Belud Sepam Muara Beliti. Konfirmasi tersebut diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai penyebab tidak mengalirnya air PDAM serta langkah yang akan dilakukan untuk mengatasi persoalan tersebut.
Masyarakat berharap permasalahan ini tidak berlarut-larut dan dapat segera mendapatkan solusi. Sebab, ketersediaan air bersih bukan sekadar persoalan pelayanan, melainkan kebutuhan vital yang wajib menjadi perhatian bersama demi memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. (har/rls)
