Disbudpar Sumsel Buka Pelatihan Seni Budaya Gratis untuk Generasi Muda, Targetkan Lahirkan Talenta Unggul
INDOTIMES.ID, PALEMBANG — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumsel melalui resmi membuka program pelatihan Talenta Seni Budaya gratis bagi generasi muda di mulai 1 Mei 2026. Program ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan nasional terkait manajemen talenta nasional untuk memperkuat potensi seni budaya daerah.
Kepala Disbudpar Sumsel, , menyatakan bahwa Sumatera Selatan memiliki kekayaan budaya yang besar dan perlu dikelola melalui pembinaan generasi muda secara terarah.
“Program ini merupakan implementasi dari kebijakan pusat. Kita menyesuaikannya dengan karakteristik daerah yang kaya akan warisan budaya seperti dul muluk, wayang Palembang, hingga musik Batanghari Sembilan,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).
Ia menambahkan, Taman Budaya Sriwijaya akan menjadi wadah strategis untuk meningkatkan kapasitas talenta muda di berbagai bidang seni, baik tradisional maupun modern.
Program ini mencakup delapan cabang seni, di antaranya teater, seni suara, sastra, seni musik, seni rupa, film, dul muluk, dan wayang Palembang. Para peserta akan dibimbing oleh narasumber berpengalaman yang memiliki rekam jejak dalam pemajuan kebudayaan.
Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Sumsel, , menjelaskan bahwa pelatihan akan dilaksanakan di Galeri Cipta Taman Budaya Sriwijaya Jakabaring dengan metode teori, praktik, hingga pendampingan karya.
“Peserta akan mengikuti pelatihan intensif selama tiga hingga empat hari, kemudian didampingi menghasilkan karya yang akan dipresentasikan dalam berbagai festival, seperti Festival Teater Sumatera dan Festival Rentak Batanghari Sembilan,” jelasnya.
Menurut Agung, pola pembinaan ini dirancang agar hasil pelatihan tidak berhenti pada workshop semata, tetapi dapat ditampilkan di ruang publik dan mendapat apresiasi masyarakat.
Program ini tidak dipungut biaya dan peserta akan mendapatkan sertifikat. Pendaftaran dibuka mulai 1 Mei melalui tautan resmi Taman Budaya Sriwijaya dengan kuota terbatas.
Disbudpar Sumsel berharap program ini mampu melahirkan talenta-talenta baru yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menjaga identitas budaya lokal di tengah derasnya pengaruh budaya asing. (A17)
