Bagindo Togar: Calon Kepala Daerah Harus Punya Kapasitas Akademik, Minimal S2
indotimes.id, PALEMBANG – Wacana peningkatan standar pendidikan bagi calon kepala daerah di Sumatera Selatan mulai menjadi perhatian. Pengamat politik Sumsel, Bagindo Togar BB, mengusulkan agar calon gubernur, wali kota, dan bupati minimal memiliki pendidikan Strata 2 (S2).
Menurutnya, tantangan pembangunan daerah saat ini membutuhkan pemimpin yang tidak hanya kuat secara politik, tetapi juga memiliki kapasitas akademik, kemampuan analisis, serta visi pembangunan jangka panjang.
“Sumatera Selatan merupakan provinsi strategis dan kaya sumber daya alam. Karena itu dibutuhkan pemimpin yang memiliki kemampuan berpikir besar dan kualitas intelektual yang memadai,” ujar Bagindo, Jumat (15/05/2026).
Ia menilai pendidikan tinggi dapat menjadi salah satu indikator kemampuan seseorang dalam memahami persoalan daerah, menyusun kebijakan, hingga mengambil keputusan strategis.
Bahkan, Bagindo mengusulkan agar calon kepala daerah berasal dari perguruan tinggi berakreditasi unggul dengan IPK minimal 3,5 sebagai bentuk standar kualitas kepemimpinan daerah.
Selain pendidikan, ia juga menyoroti pentingnya integritas dan kemampuan manajerial seorang calon pemimpin.
Menurutnya, rendahnya kapasitas intelektual kerap membuat kontestasi politik lebih didominasi kekuatan modal dibanding adu gagasan.
“Kalau kualitas intelektual lemah, biasanya politik uang lebih dominan dibanding pertarungan ide dan program kerja. Ini tentu tidak baik bagi masa depan daerah,” tegasnya.
Bagindo berharap partai politik lebih selektif dalam menentukan calon kepala daerah, tidak hanya mempertimbangkan popularitas dan kekuatan finansial, tetapi juga kualitas pendidikan serta kemampuan akademik kandidat.
Ia juga mendorong adanya penguatan regulasi dalam Undang-Undang Pilkada terkait standar kualitas calon kepala daerah, meski menyadari revisi aturan bukan perkara mudah.
Menurutnya, dukungan masyarakat sipil dan organisasi besar seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama dapat menjadi dorongan moral agar partai lebih serius menghadirkan calon pemimpin berkualitas.
Bagindo menegaskan usulan tersebut cukup diterapkan bagi jabatan kepala daerah seperti gubernur, wali kota, dan bupati, mengingat besarnya tanggung jawab dalam menentukan arah pembangunan.
“Ke depan kita ingin pilkada menghadirkan figur terbaik, berintegritas, cerdas, dan punya kapasitas akademik yang kuat untuk membawa Sumsel lebih maju,” pungkasnya.
(Siba/Ril)
