BREAKING NEWS

Dampak Piala Dunia 2026 Usai AS-Israel Serang Iran

Foto: Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, (Dok. Istimewa)

indotimes.id, CARDIFF – Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran langsung menyeret perhatian dunia olahraga. Menyusul serangan militer yang diumumkan hari ini, FIFA memilih bersikap hati-hati dan belum memberikan pernyataan tegas terkait dampaknya pada Piala Dunia 2026.

dilansir ESPN, Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, menyatakan pihaknya masih memantau perkembangan situasi. Ia menegaskan pembahasan internal sedang berlangsung, namun belum ada keputusan atau sikap resmi yang bisa diumumkan.

“Saya membaca berita pagi ini sama seperti Anda. Kami mengadakan pertemuan hari ini dan masih terlalu dini untuk berkomentar secara rinci, tetapi kami akan memantau perkembangan terkait semua isu di seluruh dunia,” ujar Grafstrom dalam rapat umum tahunan Dewan Asosiasi Sepakbola Internasional di Cardiff, Wales.

Ia menambahkan bahwa fokus utama FIFA tetap pada penyelenggaraan turnamen yang aman dan inklusif. “Kami mengadakan undian final di Washington dengan partisipasi semua tim. Fokus kami adalah memastikan Piala Dunia berlangsung aman dengan keikutsertaan seluruh peserta,” tegasnya.

Dampak ke Piala Dunia 2026

Serangan militer diumumkan langsung oleh Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Sabtu (28/2/2026). Mereka menyebut operasi tersebut bertujuan mendesak perubahan pemerintahan di Iran yang dipimpin Ayatollah Ali Khamenei.

Iran merespons dengan melancarkan serangan balasan ke Israel serta sejumlah pangkalan militer AS di Timur Tengah, termasuk di Bahrain, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Kuwait.

Situasi ini menjadi sorotan tajam karena Iran merupakan salah satu peserta Piala Dunia FIFA 2026. Tim nasional Iran atau Team Melli tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.

Sejak memastikan tiket ke putaran final, posisi Iran memang menjadi perdebatan. Hubungan politik yang memburuk dengan AS, termasuk kebijakan daftar hitam yang membatasi masuknya warga Iran ke wilayah Amerika, sempat memunculkan pertanyaan soal jaminan partisipasi.

Iran sebelumnya meminta kepastian dari FIFA terkait statusnya di turnamen yang sebagian digelar di wilayah AS. Meski sempat mendapat jaminan, perkembangan terbaru membuat masa depan keikutsertaan mereka kembali dipertanyakan.

Hingga kini, FIFA menegaskan belum mengambil langkah apa pun dan akan terus memantau dinamika global sebelum menentukan sikap lebih lanjut. (Red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar