BREAKING NEWS

Kasus Dugaan Korupsi RSUD Kayuagung Naik Penyidikan, Kejari OKI Kantongi Dua Alat Bukti



indotimes.id, KAYUAGUNG — Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Komering Ilir (OKI) resmi menaikkan status penanganan kasus dugaan penyimpangan pengelolaan dana belanja pemeliharaan fisik bangunan di RSUD Kayuagung ke tahap penyidikan.

Peningkatan status tersebut dilakukan setelah tim jaksa penyidik menemukan indikasi kuat adanya kerugian negara dalam pengelolaan anggaran tahun 2023 dan 2024 di rumah sakit milik pemerintah daerah itu.

Kepala Seksi Intelijen Kejari OKI, Agung Setiawan, didampingi Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Purnomo, menegaskan bahwa keputusan menaikkan perkara ke tahap penyidikan telah melalui proses yang matang.

“Untuk menaikkan suatu perkara ke tahap penyidikan, kami harus memenuhi minimal dua alat bukti yang cukup. Dalam proses penyelidikan kemarin, dua alat bukti itu sudah kami dapatkan,” tegas Purnomo saat memberikan keterangan, Senin (9/2/2026).

Sebelumnya, tim jaksa telah memanggil dan memeriksa sedikitnya 25 orang untuk dimintai klarifikasi terkait pengelolaan dana pemeliharaan fisik bangunan tersebut.

“Dalam tahapan klarifikasi sebelumnya, ada 25 orang yang sudah diperiksa. Sekarang, di tahap penyidikan, kami mulai memeriksa saksi-saksi secara lebih mendalam,” ujarnya.

Meski perkara telah masuk tahap penyidikan, Kejari OKI belum menetapkan tersangka. Penyidik masih fokus memperkuat konstruksi perkara dan menghitung secara pasti besaran kerugian negara.

“Prosesnya masih cukup panjang. Setelah pemeriksaan saksi-saksi rampung, kami akan melakukan pemeriksaan keterangan ahli dan saat ini juga sedang dihitung kerugian negara melalui BPKP. Barulah setelah itu kami lakukan penetapan tersangka,” jelas Purnomo.

Selain kasus di RSUD Kayuagung, Kejari OKI juga tengah menangani perkara lain yang telah naik ke tahap penyidikan, yakni dugaan penyimpangan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank BRI Unit Pampangan.

“Saat ini kami sedang menangani dua kasus tahap penyidikan, yaitu RSUD Kayuagung dan bank plat merah,” pungkasnya.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar