BREAKING NEWS

Jangan Asal Pilih Jam! Ini Waktu Terbaik Olahraga Saat Puasa Agar Tetap Bugar

Foto: Ilustrasi (Dok. Istimewa)

indotimes.id, JAKARTA - Bulan puasa bukan alasan untuk berhenti berolahraga. Namun, memilih waktu yang tepat menjadi kunci agar tubuh tetap sehat tanpa risiko lemas atau dehidrasi. Pakar kesehatan dari Alodokter menekankan bahwa aktivitas fisik tetap aman dilakukan selama Ramadan, asalkan menyesuaikan waktu dan intensitasnya.

Ditinjau oleh dr. Kevin Adrian, panduan ini menjelaskan bahwa tantangan utama olahraga saat puasa adalah tubuh tidak mendapat asupan cairan dan energi selama berjam-jam. Karena itu, pemilihan waktu menjadi faktor penting agar manfaat olahraga tetap maksimal.

Tiga Waktu Aman untuk Berolahraga Saat Puasa

Berikut waktu yang dinilai paling aman dan efektif:

1. Setelah sahur (sekitar pukul 05.00–06.00)
Olahraga ringan setelah sahur cukup direkomendasikan karena tubuh baru saja mendapat asupan makanan dan cairan. Energi masih tersedia sehingga risiko lemas lebih kecil.

2. Menjelang berbuka (30–60 menit sebelum magrib)
Waktu ini cukup populer karena setelah berolahraga, tubuh bisa langsung mengganti cairan dan energi saat berbuka. Namun, intensitas sebaiknya tetap ringan hingga sedang.

3. Setelah berbuka
Untuk olahraga intensitas sedang hingga berat seperti lari atau berenang, waktu paling aman adalah setelah berbuka. Tubuh sudah kembali terhidrasi dan memiliki energi yang cukup. Disarankan memberi jeda 1–2 jam setelah makan sebelum mulai berolahraga.

Jenis Olahraga yang Cocok Selama Ramadan

Selain waktu, jenis olahraga juga perlu disesuaikan. Berikut beberapa aktivitas yang direkomendasikan:

  • Jalan kaki atau joging santai

  • Bersepeda dengan kecepatan ringan

  • Yoga atau pilates

  • Stretching (peregangan)

  • Senam aerobik low impact

Olahraga tersebut relatif tidak menguras energi secara berlebihan namun tetap membantu menjaga kebugaran, kesehatan jantung, dan kekuatan otot.

Tips Aman Agar Tidak Lemas

Agar olahraga saat puasa tetap aman, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Pilih waktu yang sesuai kondisi tubuh.

  • Awali dengan pemanasan dan akhiri pendinginan.

  • Penuhi kebutuhan cairan saat sahur dan berbuka.

  • Konsumsi makanan bergizi seimbang.

  • Hentikan olahraga jika muncul pusing, lemas, jantung berdebar cepat, atau sesak napas.

Jika memiliki penyakit tertentu atau rutin mengonsumsi obat, konsultasi dengan dokter sebelum berolahraga saat puasa sangat dianjurkan.

Dengan pengaturan waktu dan jenis olahraga yang tepat, puasa tetap bisa dijalani tanpa mengorbankan kebugaran. Justru, aktivitas fisik yang terukur dapat membantu menjaga stamina tetap prima sepanjang Ramadan. (Red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar