Jangan Asal Kenyang! Dokter Ungkap Kunci Sahur Tahan Lapar Seharian
![]() |
| Foto: Ilustrasi menu makan sahur (Dok. Istimewa) |
indotimes.id – Banyak orang masih memilih menu sahur sekadar mengenyangkan tanpa memperhatikan kualitas gizinya. Padahal, sahur berperan penting sebagai “modal energi” untuk menjalani puasa seharian penuh. Dokter menegaskan, salah memilih makanan saat sahur bisa membuat tubuh cepat lapar, lemas, bahkan mengalami gangguan pencernaan.
Dokter umum, Sarah Rizqia, menekankan bahwa sahur seharusnya disusun dengan memperhatikan kebutuhan energi dan gizi masing-masing individu.
“Sahur itu bermanfaat untuk menyediakan pasokan energi selama puasa. Jadi harus berisi menu yang berkualitas dan jumlahnya cukup, disesuaikan dengan usia, jenis kelamin, berat badan, dan aktivitas yang dijalani,” ujar dr Sarah dikutip dari alodokter.com, Rabu (25/2/2026)
Pilih Karbohidrat Kompleks agar Tidak Cepat Lapar
Menurutnya, jenis karbohidrat yang dikonsumsi sangat menentukan daya tahan kenyang. Ia menyarankan masyarakat mengganti nasi putih dengan sumber karbohidrat kompleks.
“Karbohidrat kompleks seperti gandum, oat atau havermut, kacang-kacangan, nasi merah, dan roti gandum dilepaskan secara perlahan saat dicerna. Itu sebabnya perut tidak cepat lapar,” jelasnya.
Karbohidrat jenis ini membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil sehingga tubuh tidak mudah lemas di siang hari.
Perbanyak Serat dan Lengkapi Protein
Selain karbohidrat kompleks, dr Sarah juga mengingatkan pentingnya asupan serat dari buah, sayur, sereal, dan kacang-kacangan.
“Serat dapat mencegah sembelit dan membuat perut terasa kenyang lebih lama,” katanya.
Ia menambahkan, nutrisi penting lainnya juga tetap harus dipenuhi, seperti protein dari daging, ikan, tempe, serta susu dan produk olahannya.
“Susu memiliki gizi dan vitamin yang dibutuhkan tubuh, jadi silakan dikonsumsi dalam jumlah cukup, tidak berlebihan,” ujarnya.
Tak kalah penting, kebutuhan cairan harus dipenuhi dengan minum air putih yang cukup agar tubuh tidak mengalami dehidrasi selama berpuasa.
Hindari Gorengan dan Minuman Berkafein
Di sisi lain, dr Sarah mengingatkan untuk menghindari makanan cepat saji, makanan tinggi minyak dan lemak seperti gorengan, santan, biskuit, serta cokelat. Karbohidrat olahan seperti tepung terigu dan gula berlebihan juga sebaiknya dibatasi.
“Hindari juga minuman yang memicu sering buang air kecil seperti kopi dan teh, karena bisa membuat tubuh kekurangan cairan,” tegasnya.
Dengan memilih menu sahur yang bernutrisi tinggi, seimbang, dan sesuai kebutuhan tubuh, puasa dapat dijalani dengan lebih nyaman tanpa rasa lapar berlebihan. (Red)
