BREAKING NEWS

HD Tegaskan Larangan Angkutan Batubara Lewat Jalan Umum, Letakan Batu Pertama Jalur Khusus di Muba

Foto: Herman Deru, saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan jalan khusus dan overpass batubara di Desa Kaliberau, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (26/2/2026).

indotimes.id, MUBA – Komitmen memisahkan jalur angkutan batubara dari jalan umum kembali ditegaskan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan jalan khusus dan overpass batubara di Desa Kaliberau, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (26/2/2026).

Proyek infrastruktur tersebut dibangun oleh PT Musi Mitra Jaya sebagai jalur terpisah bagi kendaraan angkutan hasil tambang, guna mengurangi beban dan risiko di jalan raya yang digunakan masyarakat.

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa perusahaan tambang tidak boleh lagi menggunakan jalan umum untuk aktivitas angkutan batubara. Menurutnya, praktik tersebut bertentangan dengan aturan yang berlaku.

“Kita bisa bertindak atas nama Undang-Undang Pertambangan. Ini jelas melanggar Undang-Undang Pertambangan jika jalan umum dipakai untuk angkutan batubara,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan secara bertanggung jawab dan berorientasi jangka panjang. Herman Deru menilai pembangunan jalur khusus ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari upaya menjaga keselamatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

“Generasi mendatang akan marah jika kita wariskan sumber daya alam yang tidak terkelola dengan baik,” ujarnya.

Direktur PT Musi Mitra Jaya, Joko Suliastoko, mengatakan pembangunan overpass dan jalan khusus tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan efisiensi operasional perusahaan tambang di Musi Banyuasin dan Musi Rawas.

“Kami menyampaikan apresiasi atas seluruh dukungan yang telah diberikan sehingga proyek ini bisa terealisasi,” kata Joko.

Menurutnya, keberadaan overpass akan memperlancar distribusi hasil tambang sekaligus meningkatkan keselamatan lalu lintas, karena jalur angkutan berat tidak lagi bercampur dengan kendaraan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin, HM Toha, menyambut baik pembangunan tersebut. Ia menilai infrastruktur ini membawa dampak positif bagi daerah, baik dari sisi keselamatan maupun kelancaran aktivitas ekonomi.

“Ini tentu membantu pembangunan di Kabupaten Musi Banyuasin dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya. (Sb/Ril)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar