Breaking News

Alasan Sjafrie Sjamsoeddin Enggan Maju Cawapres 2029 Meski Masuk Bursa Survei

Cawapres 2029

indotimes.id, JAKARTA
– Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan dirinya tidak memiliki ketertarikan untuk maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Penegasan itu disampaikan Sjafrie menanggapi isu yang menyebut namanya masuk dalam bursa kandidat pendamping Presiden Prabowo Subianto pada kontestasi mendatang.

“Enggak ada minat. Enggak ada niat,” ujar Sjafrie, dikutip Jumat, 20 Februari 2026.

Nama Sjafrie sebelumnya mencuat setelah masuk dalam hasil survei yang dirilis Indonesian Public Institute (IPI). Dalam survei yang digelar pada 30 Januari hingga 5 Februari 2026 itu, ia masuk daftar tokoh potensial untuk Pilpres 2029.

Selain Sjafrie, sejumlah nama lain juga muncul dalam survei tersebut, di antaranya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda.

Meski demikian, sejumlah pengamat menilai peluang duet Prabowo–Sjafrie terbilang kecil. Pengamat politik dari Lingkaran Madani, Ray Rangkuti, menyoroti latar belakang keduanya sebagai purnawirawan TNI.

“Sebenarnya agak sulit Sjafrie dipasangkan dengan Pak Prabowo. Rasanya enggak mungkin ada dua orang TNI dipasangkan bersama-sama,” kata Ray, Rabu 18 Februari 2026.

Isu pencalonan ini pun dinilai masih terlalu dini, mengingat Pilpres 2029 masih beberapa tahun lagi. Namun, pernyataan tegas Sjafrie memperjelas bahwa dirinya tidak memiliki ambisi politik untuk maju sebagai cawapres dalam kontestasi tersebut. (RED)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar