Notification

×

Iklan


Iklan


Indeks Berita

Trump Umumkan Damai dengan Iran, Iran Tegaskan Komitmen Berlaku Setelah Penandatanganan

Senin, Juni 15, 2026 | 07:59 WIB Last Updated 2026-06-15T00:59:48Z


indotimes.id, TEHERAN – Pemerintah Iran menyatakan komitmennya terhadap kesepakatan damai dengan Amerika Serikat akan mulai berlaku setelah kedua negara secara resmi menandatangani nota kesepahaman yang dijadwalkan berlangsung di Swiss pada Jumat (19/6/2026).


Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, mengatakan seluruh teks nota kesepahaman telah disepakati dan kini tinggal menunggu proses penandatanganan resmi oleh kedua pihak.


“Teks nota kesepahaman telah diselesaikan, dan penandatanganan resmi Nota Kesepahaman Islamabad akan berlangsung di Swiss pada hari Jumat,” ujar Gharibabadi, Senin (15/6/2026).


Menurutnya, seluruh komitmen yang tercantum dalam perjanjian tersebut akan mulai diberlakukan setelah dokumen resmi ditandatangani.


“Komitmen kami akan berlaku mulai hari Jumat,” tegasnya.


Gharibabadi menjelaskan terdapat dua poin utama yang menjadi bagian dari implementasi awal kesepakatan damai tersebut. Pertama, penghentian permanen seluruh operasi militer yang berkaitan dengan konflik antara kedua negara, termasuk yang berdampak pada wilayah Lebanon.


Kedua, penghentian dan pencabutan blokade angkatan laut yang sebelumnya diberlakukan Amerika Serikat terhadap Iran di kawasan Selat Hormuz.


“Dua hal akan berlaku segera. Pertama, pengakhiran permanen dan segera perang di semua front, termasuk Lebanon. Kedua, pencabutan dan penghentian blokade angkatan laut yang diberlakukan Amerika Serikat terhadap Republik Islam Iran,” kata Gharibabadi.


Dalam pernyataannya, pejabat Iran tersebut menilai tercapainya kesepakatan damai bukan hanya hasil dari proses diplomasi yang panjang, tetapi juga merupakan buah dari kemampuan pertahanan negaranya selama konflik berlangsung. 


Ia bahkan menyebut kesepakatan tersebut sebagai kemenangan besar bagi Republik Islam Iran.


“Musuh yang menyerang untuk melaksanakan tujuan jahatnya telah dikalahkan dalam semua tujuannya dan Republik Islam Iran memenangkan kemenangan besar dalam perang,” ujarnya.


Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa kesepakatan damai antara Washington dan Teheran telah tercapai. Dalam pernyataannya, Trump juga menyatakan pencabutan blokade militer Amerika Serikat di Selat Hormuz yang selama ini menjadi salah satu titik ketegangan utama dalam konflik kedua negara.


Trump menyebut seluruh dokumen kesepakatan telah diselesaikan dan menyampaikan optimisme bahwa perdamaian tersebut akan membuka kembali jalur perdagangan dan distribusi energi global melalui Selat Hormuz.


Kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran mendapat perhatian luas dari komunitas internasional karena berpotensi mengurangi ketegangan geopolitik di Timur Tengah sekaligus meningkatkan stabilitas pasar energi dunia.


Meski demikian, sejumlah pihak masih menunggu rincian lengkap isi perjanjian serta mekanisme pelaksanaan yang akan diumumkan setelah proses penandatanganan resmi di Swiss pada pekan ini. (Red) 

×
Berita Terbaru Update