indotimes.id, JAKARTA – Pemerintah memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional dengan memperluas Program Revitalisasi Satuan Pendidikan pada tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat perbaikan sarana dan prasarana sekolah, terutama di daerah yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas pendidikan.
Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Suharti, mengatakan target revitalisasi sekolah pada 2026 meningkat signifikan dari rencana awal. Jika sebelumnya pemerintah mengalokasikan anggaran untuk 11.744 satuan pendidikan, kini jumlah tersebut akan diperluas menjadi 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
"Target 71.744 merupakan target baru, meningkat dari target awal sebanyak 11.744 satuan pendidikan," kata Suharti di Jakarta, dikutip kemendikdasmen, Selasa (16/6/2026).
Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp13,4 triliun untuk revitalisasi 11.744 satuan pendidikan. Sementara itu, tambahan sekitar 60 ribu sekolah masih dalam tahap pembahasan dan penganggaran sesuai arahan Presiden.
Program revitalisasi tersebut akan difokuskan pada sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan berat, satuan pendidikan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta sekolah yang membutuhkan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Kebijakan ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan kualitas layanan pendidikan sekaligus memastikan bantuan pemerintah menjangkau daerah-daerah yang paling membutuhkan.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengungkapkan pemerintah sedang mempersiapkan perluasan besar-besaran Program Revitalisasi Satuan Pendidikan pada tahun depan.
"Insyaallah akan ada tambahan sekitar 60 ribu satuan pendidikan. Dengan demikian, target perluasan program revitalisasi mencapai 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia," ujar Abdul Mu'ti dalam keterangannya di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Rencana perluasan tersebut didukung oleh capaian positif program revitalisasi sepanjang tahun 2025. Kemendikdasmen mencatat sebanyak 16.167 satuan pendidikan berhasil direvitalisasi atau mencapai 100 persen dari target yang ditetapkan. Untuk mendukung program tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp16,9 triliun.
Keberhasilan pelaksanaan pada tahun sebelumnya menjadi dasar bagi pemerintah untuk meningkatkan cakupan program agar semakin banyak sekolah memperoleh fasilitas yang memadai dan mendukung proses belajar mengajar.
Melalui revitalisasi sekolah, pemerintah berharap tercipta lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan kondusif bagi peserta didik. Selain itu, program ini juga menjadi salah satu instrumen penting dalam mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah.
Dengan perluasan cakupan hingga puluhan ribu sekolah, pemerintah menargetkan akses terhadap pendidikan bermutu dapat dirasakan lebih merata oleh seluruh anak Indonesia, termasuk mereka yang berada di daerah terpencil dan wilayah dengan keterbatasan infrastruktur pendidikan.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi "Pendidikan Bermutu untuk Semua", dengan memastikan setiap peserta didik memiliki kesempatan belajar di lingkungan sekolah yang layak dan mendukung pengembangan potensi secara optimal. (Red)

