Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Bantah Terlibat, Ini Kronologi Dudung Dikaitkan dengan Kasus MBG

Sabtu, Juni 13, 2026 | 11:32 WIB Last Updated 2026-06-13T04:32:35Z


indotimes.id, JAKARTA – Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman membantah tudingan yang mengaitkan dirinya dengan dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dudung menegaskan dirinya tidak memiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sebagaimana ramai diperbincangkan di media sosial.


Nama Dudung belakangan disebut-sebut dalam sejumlah unggahan yang mengaitkan sejumlah pejabat dan tokoh dengan dugaan penyimpangan dalam program unggulan pemerintah tersebut. Menanggapi hal itu, mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu menjelaskan bahwa keterlibatannya hanya sebatas membantu mempertemukan pengelola pesantren dengan Badan Gizi Nasional (BGN).


Menurut Dudung, persoalan bermula sekitar enam hingga tujuh bulan lalu ketika sejumlah pengurus pesantren meminta bantuannya agar lembaga pendidikan yang mereka kelola dapat ikut dalam program MBG. Saat itu, pesantren yang mengajukan permohonan memiliki jumlah santri yang cukup besar, sehingga dinilai layak menjadi lokasi layanan dapur MBG.


"Karena di pesantren itu kan ada santrinya empat ribu, ada yang lima ribu, sehingga bisa ditetapkan sebagai titik untuk dapurnya," ujar Dudung dalam keterangan tertulis, Jumat (12/6/2026).


Atas dasar permintaan tersebut, Dudung kemudian mempertemukan pihak pesantren dengan Dadan Hindayana yang saat itu menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Tujuannya agar proses komunikasi dan pengajuan dapat dilakukan langsung kepada pihak yang berwenang.


Namun, Dudung menegaskan bahwa setelah pertemuan awal tersebut dirinya tidak lagi mengikuti perkembangan maupun pembahasan lanjutan terkait program tersebut. Ia menyebut komunikasi berikutnya dilakukan langsung antara pihak pesantren dengan BGN melalui staf yang ditunjuk.


"Akhirnya saya sampaikan Pak Dadan, 'Oh silakan Pak nanti hubungi Pak Arif Nurahman staf saya'. Akhirnya silahkanlah mereka berhubungan. Mereka berhubungan saya sudah tidak mengerti apa-apa," tuturnya.


Dudung juga membantah anggapan bahwa dirinya memiliki kepentingan dalam pembangunan dapur MBG. Bahkan, menurutnya, hingga saat ini dapur SPPG yang sempat direncanakan tersebut belum juga terbangun.


"Rupanya sampai sekarang prosesnya pun belum selesai, bangunnya, dapurnya pun belum terbangun. Saya tanya Abah Junaidi dan sebagainya," katanya.


Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas beredarnya informasi di media sosial yang mencantumkan namanya dalam daftar pihak yang diduga terkait dengan kasus tata kelola MBG. Dudung menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memiliki dapur MBG maupun terlibat dalam pengelolaan anggaran program tersebut.


Ia berharap klarifikasi yang disampaikannya dapat meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat dan menghindari munculnya spekulasi yang tidak berdasar terkait dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis yang saat ini tengah menjadi perhatian publik. (Red) 

×
Berita Terbaru Update