BREAKING NEWS

Tebing Runtuh di PALI, Rumah Warga Hampir Ambruk Digasak Longsor Saat Hujan Deras

Tebing Runtuh di PALI, Rumah Warga Hampir Ambruk Digasak Longsor Saat Hujan Deras
Suasana mencekam menyelimuti RT 01 RW 04 Kelurahan Talang Ubi Timur, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumsel, setelah tanah longsor menerjang kawasan pemukiman warga. (foto: istimewa)

indotimes.id, PALI – Suasana mencekam menyelimuti RT 01 RW 04 Kelurahan Talang Ubi Timur, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumsel, setelah tanah longsor menerjang kawasan pemukiman warga pada Jumat (5/12/2025) sekitar pukul 03.00 WIB. Peristiwa terjadi saat hujan deras mengguyur daerah tersebut disertai angin kencang.

Longsoran tanah nyaris merobohkan rumah milik Sukardi dan Siti Nurhayati. Beton penahan tanah di bagian dapur rumah Sukardi sepanjang empat meter ambruk, sementara tiang teras rumah Siti patah akibat terdorong material longsor.

Rumah di Atas Tebing 75 Derajat: Nyaris Terjun ke Lembah

Berdasarkan pantauan di lapangan, rumah-rumah yang terdampak berada di tepi tebing curam dengan kemiringan hampir 75 derajat, mengarah langsung ke lembah anak Sungai Lematang. Kondisi ini membuat kawasan tersebut sangat rentan terhadap longsor.

Tak hanya dua rumah, satu bangunan baru yang masih dalam tahap pembangunan pondasi juga turut terancam akibat pergerakan tanah.

Suara Dentuman Membangunkan Warga

Pemilik rumah, Siti Nurhayati, mengaku panik saat mendengar suara keras sebelum longsor terjadi.

“Terdengar suara keras, dentuman beton penahan tanah pecah sampai mengenai tiang teras rumah hingga patah. Kami langsung keluar rumah karena takut ada longsor susulan,” ujar Siti dengan wajah cemas.

Siti menambahkan, dirinya dan keluarga sedang berada di dalam kamar ketika tebing itu mulai bergerak. Saat keluar, mereka mendapati tumpukan tanah merah dan pecahan beton memenuhi teras.

Ia berharap pemerintah turun tangan memperbaiki dinding penahan tanah di area rumahnya.
“Kami takut ini terjadi lagi. Mohon ada perhatian pemerintah untuk membangun kembali beton penahan tebing,” pintanya.

BPBD PALI: Tidak Ada Korban Jiwa, Warga Diminta Siaga

Kepala BPBD PALI, Ahmad Hidayat, membenarkan insiden tanah longsor tersebut. Ia mengungkapkan bahwa tidak ada korban jiwa, namun warga yang tinggal di tebing diminta waspada.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kami imbau warga di tebing tinggi agar segera mengungsi ke tempat aman jika hujan deras turun,” ujar Ahmad.

BPBD juga telah memberikan bantuan terpal untuk menutupi bagian tanah yang longsor agar tidak terus tergerus air hujan.

“Keluhan warga sudah kami laporkan ke dinas terkait untuk meninjau lokasi dan membangun kembali dinding penahan tanah. Keselamatan warga tetap prioritas,” tegasnya.

Warga di Lereng Tebing Diminta Siaga 24 Jam

Pemerintah PALI mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi pemukiman yang berada di tebing-tebing rawan runtuh. Potensi longsor dan banjir meningkat tajam selama puncak musim hujan.

Peristiwa dini hari itu menjadi pengingat bahwa kawasan pinggir tebing di Talang Ubi Timur sedang dalam kondisi kritis dan membutuhkan penanganan segera demi keselamatan warga. (Rz)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar