Breaking News
Deskripsi gambar

Sejarah Terciptanya Hari KORPRI: Momentum Penguatan Profesionalitas Pegawai Negeri

Sejarah Terciptanya Hari KORPRI: Momentum Penguatan Profesionalitas Pegawai Negeri
Lambang Korpri. (Foto: Istimewa)

INDOTIMES.id – Hari KORPRI yang diperingati setiap tanggal 29 November merupakan salah satu tonggak penting dalam perjalanan birokrasi Indonesia. Penetapan hari istimewa ini tidak muncul begitu saja, melainkan melalui sejarah panjang pembentukan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) sebagai wadah pemersatu seluruh pegawai negara.

Lahirnya KORPRI: Respon terhadap Kebutuhan Reformasi Birokrasi

KORPRI dibentuk pada 29 November 1971 melalui Keputusan Presiden Nomor 82 Tahun 1971. Pembentukan organisasi ini merupakan jawaban atas kebutuhan pemerintah untuk memiliki wadah tunggal yang menaungi seluruh pegawai negeri sipil dan mempermudah pengaturan birokrasi nasional.

Pada masa itu, pemerintah memandang diperlukan organisasi resmi yang mampu:

  • mengonsolidasikan pegawai negeri,

  • memperkuat kesatuan dan persatuan aparatur negara,

  • membangun mentalitas pegawai yang profesional dan loyal pada negara,

  • serta mendukung pembangunan nasional.

Dengan lahirnya organisasi ini, tanggal 29 November kemudian ditetapkan sebagai Hari KORPRI dan diperingati setiap tahun.

Makna Awal Hari KORPRI

Pada era awal, peringatan Hari KORPRI kerap dikaitkan dengan loyalitas kepada pemerintah dan disiplin pegawai. Namun seiring perjalanan waktu, maknanya berkembang mengikuti dinamika politik dan tuntutan reformasi birokrasi.

Sejak era reformasi, fokus KORPRI berubah lebih modern, yaitu:

  • meningkatkan profesionalitas ASN,

  • memperkuat integritas dalam pelayanan publik,

  • menjaga netralitas dari politik praktis,

  • serta menegaskan bahwa birokrasi ada untuk rakyat, bukan kepentingan kelompok tertentu.

Transformasi Usai Reformasi: ASN yang Netral dan Melayani

Hari KORPRI menjadi pengingat penting bahwa Aparatur Sipil Negara harus menjalankan fungsi pelayanan publik secara bersih, transparan, dan berintegritas. Peringatan tahunan ini juga menjadi sarana introspeksi bagi seluruh ASN untuk memperbaiki kualitas kerja dan memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat.

Transformasi KORPRI menegaskan bahwa:

  • pegawai negeri harus bekerja berdasarkan kompetensi,

  • birokrasi harus jauh dari kepentingan politik,

  • dan pelayanan publik harus menjadi prioritas utama.

Mengapa Hari KORPRI Tetap Diperingati Hingga Kini?

Ada beberapa alasan mengapa 29 November tetap dipertahankan sebagai peringatan nasional:

  1. Menghormati sejarah pembentukan organisasi pegawai negara.

  2. Meningkatkan semangat persatuan dan soliditas ASN di seluruh Indonesia.

  3. Memperkuat nilai loyalitas pada bangsa dan negara, bukan pada kepentingan politik.

  4. Mendorong peningkatan kualitas layanan publik dan tata kelola pemerintahan.

Peringatan ini menjadi momentum tahunan untuk melihat kembali kontribusi pegawai negeri dalam pembangunan nasional.

Bentuk Peringatan Hari KORPRI

Di berbagai instansi pemerintah, peringatan Hari KORPRI biasanya diisi dengan:

  • upacara resmi,

  • pembacaan sambutan Presiden,

  • kegiatan sosial seperti bakti sosial dan donor darah,

  • perlombaan olahraga dan seni,

  • serta ziarah ke makam pahlawan.

Kegiatan ini bertujuan mempererat solidaritas dan meneguhkan kembali dedikasi ASN untuk mengabdi kepada masyarakat. (Red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar
Deskripsi gambar