Musik Rock Berduka: Mantan Vokalis Edane dan Elpamas, Ecky Lamoh Tutup Usia
| Penampilan ecky Lamoh beberapa waktu lalu. (foto: istimewa) |
“RIP Mas Ecky the rock legend,” tulis Edane dalam unggahan pertamanya. Tak lama kemudian, kabar tersebut dipertegas dengan unggahan lain yang menyampaikan bahwa Ecky, atau Alexander Theodore Lamoh, telah berpulang.
“Telah kembali ke pangkuan-Nya Alexander Theodore Lamoh, yang dikenal dengan Ecky Lamoh… Semoga tenang di sisi-Nya.”
Sempat Sakit dan Minta Doa Publik
Sebelum wafat, Ecky Lamoh dikabarkan mengalami sakit yang membuat kondisinya menurun. Pihak Edane dan kerabat dekat bahkan sempat mengajak publik untuk berdonasi guna membantu biaya pengobatannya.
“Mohon do’a untuk kesembuhan kawan kita, Eki Lamoh yang sedang sakit, semoga disembuhkan dan pulih seperti sediakala, aamiin,” tulis Edane dalam ajakannya di media sosial.
Namun takdir berkata lain. Sang rocker menghembuskan napas terakhirnya hari ini.
Perjalanan Karier Sang Legenda
Lahir di Jakarta pada 13 Juli 1961, Ecky Lamoh tumbuh menjadi salah satu vokalis rock paling berpengaruh di Indonesia. Suaranya yang tinggi, serak, dan bertenaga membuatnya memiliki ciri khas kuat di panggung musik tanah air.
Nama “Ecky” berasal dari panggilan masa kecilnya, Leki, yang kemudian berubah menjadi Eki. Sementara “Lamoh” merupakan marga Minahasa dari keluarganya.
Ecky memulai kiprahnya bersama Elpamas, sebelum kemudian bergabung dengan Edane, band dengan reputasi gitar cadas dan aksi panggung penuh energi. Setelahnya, ia meneruskan perjalanan sebagai penyanyi solo dengan karakter vokal kuat yang tetap dikenang hingga kini.
Selama puluhan tahun, Ecky Lamoh menjadi salah satu ikon rock Indonesia—dihormati karena suara, gaya, hingga kharismanya di panggung. (Red)