Breaking News
Deskripsi gambar

Cerita di Balik Terbakarnya Gudang Minyak Ilegal di Talang Betutu Palembang

Foto: Petugas melakukan olah TKP, (Dok. Polsek Sukarami). 

INDOTIMES.id, Palembang — Gudang minyak ilegal yang berada di Jalan Kartowinangun, RT 023/09, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, Palembang, ludes terbakar pada Minggu pagi (29/6/2025).

Dilansir tribunsumsel, Kebakaran ini menyebabkan seorang pekerja, Muslim Ansori (31), mengalami luka bakar serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Gudang berukuran 3x3 meter tersebut terbakar hebat diduga akibat korsleting listrik pada mesin pompa minyak.

Insiden bermula ketika Muslim mencoba mencabut colokan mesin pompa, namun terjadi percikan api yang langsung menyambar jeriken berisi bahan bakar minyak (BBM) ilegal yang tersimpan di lokasi.

Asap hitam dan kobaran api dengan cepat membesar. Dua warga, Irfan (40) dan Subroto (55) yang juga Ketua RT setempat, segera menghubungi petugas pemadam kebakaran dan melapor ke Polsek Sukarami.

“Saya lihat asap hitam dan api sudah membumbung tinggi. Kami berusaha memadamkan dengan alat seadanya sebelum bantuan datang,” ujar Subroto. Ia juga mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas gudang minyak ilegal tersebut.

Menurut Subroto, bangunan tersebut diketahui dihuni oleh seseorang bernama Rianto, sementara pengelola operasionalnya disebut-sebut bernama Saifudin.

“Kami tidak pernah tahu ada aktivitas pengisian atau mobil tangki di sana. Tidak ada laporan resmi yang masuk ke RT,” tambahnya.

Mendapat laporan, pihak kepolisian dari Polsek Sukarami bersama tim Inafis Polrestabes Palembang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari saksi-saksi.

Petugas pemadam kebakaran juga mengerahkan enam unit mobil damkar dan dua ambulans untuk mengendalikan api, yang berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.30 WIB.

Kapolsek Sukarami, Kompol Alex Andryan, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik pada mesin pompa minyak. 

“Saat ini kami masih memintai keterangan sejumlah pihak untuk mendalami kasus ini,” ujar Alex.

Akibat kejadian ini, Muslim Ansori menderita luka bakar pada kedua kaki, tangan, dan leher bagian kanan. Ia saat ini tengah dirawat intensif di rumah sakit.

Sebagai barang bukti, polisi mengamankan 24 jeriken berkapasitas 25 liter yang diduga berisi pertalite oplosan, serta satu unit mesin pompa yang menjadi sumber korsleting.

Penyelidikan lebih lanjut terus dilakukan guna mengungkap seluruh aktivitas ilegal di balik gudang tersebut. (Sb) 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar