Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Bung Har Datangi Dispar Lubuk Linggau, Konfirmasi Audit LHP BPK dan Sejumlah Persoalan Pariwisata

Senin, September 07, 2026 | 13:26 WIB Last Updated 2026-09-07T06:26:21Z




indotimes.id, LUBUK LINGGAU — Ketua PAC Jakor MLM Musi Rawas, Lubuk Linggau dan Muratara, Bung Har, bersama tim mendatangi Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Lubuk Linggau, Senin (7/9/2026).


Kedatangan Bung Har bersama tim tersebut untuk melakukan konfirmasi terkait sejumlah persoalan yang menjadi perhatian publik, termasuk hasil audit dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), serta beberapa hal lain yang masih membutuhkan klarifikasi dari pihak terkait.


Setibanya di kantor Dinas Pariwisata Kota Lubuk Linggau, Bung Har bersama tim mengisi buku tamu sebagai bentuk prosedur untuk menyampaikan maksud kedatangan dan meminta konfirmasi secara langsung kepada Kepala Dinas Pariwisata.


Namun, berdasarkan keterangan staf Dinas Pariwisata, Kepala Dinas sedang tidak berada di kantor karena menghadiri rapat di lingkungan Pemerintah Kota Lubuk Linggau.


“Pak Kadis sedang tidak ada, beliau sedang rapat di Pemkot,” ujar salah seorang staf Dispar kepada Bung Har dan tim.


Mendapatkan informasi tersebut, Bung Har menyampaikan rasa kecewa. Menurutnya, persoalan yang ingin dikonfirmasi berkaitan dengan kepentingan publik sehingga diperlukan keterbukaan dan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah daerah.


Bung Har juga menyoroti pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi Kota Lubuk Linggau agar tetap aman dan kondusif.


Ia menilai, kondusivitas Kota Lubuk Linggau merupakan kepentingan bersama dan menjadi harapan masyarakat.


“Yang kita inginkan adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga kondusivitas Kota Lubuk Linggau. Ini bukan kepentingan pribadi, tetapi kepentingan masyarakat,” ujar Bung Har.


Terkait sejumlah persoalan yang hendak dikonfirmasi, termasuk isu mengenai Firalnya Cafe, dugaan aktivitas yang disebut berkaitan dengan dunia hiburan malam, serta keberadaan gudang minuman keras (miras), Bung Har menegaskan bahwa pihaknya masih membutuhkan penjelasan resmi dari instansi yang berwenang.


Ia berharap pihak Dinas Pariwisata dapat memberikan ruang komunikasi dan klarifikasi agar berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat tidak menimbulkan kesimpangsiuran.


Bung Har bersama tim menyatakan akan terus melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait sesuai mekanisme yang berlaku. (Tim/Rls)

×
Berita Terbaru Update