Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Jadi Korban Sindikat Kredit Fiktif, BRI Laporkan Dugaan Tindak Pidana Perbankan dan Apresiasi Langkah Cepat Polda Sumsel

Rabu, Juli 01, 2026 | 13:02 WIB Last Updated 2026-07-01T06:02:58Z

indotimes.id, PALEMBANG -- Bank Rakyat Indonesia (BRI) menegaskan posisi mereka sebagai korban dalam kasus dugaan tindak pidana perbankan bermodus sindikat kredit fiktif yang saat ini sedang ditangani oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan. Akibat aksi kejahatan ini, BRI mengalami kerugian tidak hanya dari sisi finansial, melainkan juga reputasi perusahaan.


Sebagai bentuk komitmen nyata dalam memberantas tindakan curang, BRI telah mengambil langkah tegas dengan melaporkan kasus tersebut ke pihak berwajib.


Pemimpin BRI Cabang Palembang A Rivai Agus Herman Pribadi menegaskan bahwa langkah hukum ini diambil sebagai wujud nyata dari komitmen perseroan terhadap kebersihan lingkungan kerja dari segala bentuk kecurangan.


"BRI merupakan pihak yang dirugikan dalam perkara tersebut, baik dari sisi kerugian finansial maupun reputasi perusahaan. Sebagai bentuk komitmen Perseroan dalam menerapkan Zero Tolerance to Fraud, BRI telah melaporkan dugaan tindak pidana perbankan dimaksud kepada Kepolisian Daerah Sumatera Selatan," ujar Agus Herman Pribadi dalam keterangan resminya, Rabu (1/7/2026).


Agus juga menambahkan bahwa pihak manajemen sangat menghormati seluruh proses hukum yang saat ini sedang berjalan di kepolisian. Di saat yang sama, pihak BRI memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Polda Sumatera Selatan yang telah bergerak cepat merespons dan menindaklanjuti laporan tersebut.


Ke depan, BRI memastikan bahwa operasional bisnis mereka akan tetap berjalan dengan pengawasan yang ketat. Bank pelat merah ini berkomitmen penuh untuk terus memegang teguh prinsip kehati-hatian dalam setiap kebijakan.


"Dalam menjalankan operasional bisnisnya, BRI menerapkan Zero Tolerance to Fraud serta senantiasa menjunjung tinggi prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan prudential banking," kata Agus. 

(Yanti)

×
Berita Terbaru Update