Menurut Herman Deru, Forum Komunikasi Petanggan (Forkom) memiliki posisi strategis sebagai wadah pemersatu masyarakat Komering sekaligus garda terdepan dalam mempertahankan warisan budaya yang menjadi identitas daerah.
“Forkom ini bukan sekadar kumpul-kumpul. Ini benteng kita untuk menjaga bahasa, adat, dan nilai-nilai luhur Komering agar tidak terkikis oleh zaman. Silaturahmi seperti ini membuat kita memiliki satu napas dan satu tekad dalam membangun Sumatera Selatan,” ujar Herman Deru dalam sambutannya.
Ia menilai tema “Silaturahmi Merajut Persaudaraan” yang diusung pada kegiatan tersebut sangat relevan dengan upaya memperkuat kebersamaan masyarakat dalam menghadapi tantangan pembangunan. Karena itu, Herman Deru mendorong Forkom Petanggan untuk terus berperan aktif sebagai mitra pemerintah, terutama dalam program pelestarian budaya, pengembangan pendidikan bahasa Komering, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Forkom Petanggan Madyan menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terhadap keberlangsungan organisasi tersebut. Ia berharap Forkom Petanggan dapat terus berkembang dan menjadi penghubung antara pemerintah dengan masyarakat Komering yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Ribuan warga Petanggan hadir mengikuti berbagai rangkaian acara yang menampilkan kesenian tradisional Komering serta kegiatan sosial, seperti pemotongan hewan kurban dan sunatan massal yang telah digelar beberapa hari sebelumnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat pelestarian budaya Komering semakin tumbuh, khususnya di kalangan generasi muda, sehingga nilai-nilai dan tradisi warisan leluhur tetap terjaga di tengah arus modernisasi.

