Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Kecewa! Gubernur Sumsel Tidak Temui Massa Aksi, PMII Kota Lubuklinggau Soroti Sikap Pemerintah

Sabtu, Oktober 17, 2026 | 22:06 WIB Last Updated 2026-10-17T15:06:32Z


indotimes.id, LUBUKLINGGAU — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Lubuklinggau menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kota Lubuklinggau, Sabtu (17/10/2026). Aksi tersebut dilakukan untuk menyampaikan aspirasi dan mendesak Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, agar menemui massa aksi secara langsung.


Namun, massa aksi menyatakan kekecewaannya karena Gubernur Sumatera Selatan tidak bersedia menemui mereka. Situasi tersebut menjadi sorotan PMII Kota Lubuklinggau, yang datang untuk menyampaikan sejumlah persoalan daerah yang dinilai membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.


Dalam aksi tersebut, PMII Kota Lubuklinggau membawa sejumlah tuntutan, di antaranya perbaikan infrastruktur jalan provinsi yang rusak di wilayah Lubuklinggau dan sekitarnya, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta tuntutan agar pemerintah lebih serius merespons persoalan yang dirasakan masyarakat.


Bagi PMII, kedatangan massa ke Gedung DPRD bukan sekadar untuk menyampaikan kritik, melainkan juga sebagai bentuk tanggung jawab mahasiswa dalam menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah.


Tidak ditemuinya massa oleh Gubernur menjadi kekecewaan tersendiri bagi peserta aksi. PMII berharap kepala daerah di tingkat provinsi dapat membuka ruang dialog dengan mahasiswa dan masyarakat, terutama ketika aspirasi disampaikan secara terbuka melalui aksi demonstrasi.


PMII Kota Lubuklinggau juga menilai bahwa persoalan infrastruktur dan karhutla membutuhkan langkah konkret, bukan hanya menjadi pembahasan tanpa tindak lanjut. Masyarakat membutuhkan kepastian mengenai penanganan persoalan tersebut, termasuk kejelasan program dan kebijakan yang akan dilaksanakan pemerintah.


Melalui aksi ini, PMII Kota Lubuklinggau menegaskan komitmennya untuk terus mengawal persoalan daerah dan menyuarakan aspirasi masyarakat. Organisasi mahasiswa tersebut berharap DPRD Kota Lubuklinggau dapat menjalankan fungsi pengawasan serta membantu menjembatani aspirasi yang disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.


Aksi ini menjadi pengingat bahwa aspirasi masyarakat perlu mendapat ruang untuk didengar dan ditanggapi. PMII Kota Lubuklinggau berharap pemerintah membuka komunikasi yang lebih baik dengan mahasiswa serta memberikan respons nyata terhadap persoalan yang menjadi tuntutan massa.

×
Berita Terbaru Update