Honorer PUPR Tewas Ditusuk Rekan Sendiri di Kantor, Hal Ini Penyebabnya
![]() |
Foto: Ilustrasi penusukan, (istimewa). |
Seorang pegawai honorer bernama Auton Wazir ditemukan tewas bersimbah darah di halaman kantor setelah ditusuk oleh rekan kerjanya sendiri, Burhanudin (45).
Menurut keterangan Kasat Intel Polres Muratara Iptu Baitul Ulum, kejadian tragis ini dipicu perselisihan soal uang jaga Griya Iluk, yang berkaitan dengan perayaan ulang tahun Kabupaten Muratara ke-12 beberapa hari sebelumnya.
Konflik antara korban dan pelaku telah memanas sejak Rabu siang, saat keduanya terlibat cekcok di kantor, namun sempat berhasil diredam oleh rekan-rekannya.
Bahkan korban disarankan mendatangi rumah pelaku untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Namun, korban tidak menanggapi saran tersebut.
Ketegangan kembali memuncak keesokan harinya, saat keduanya kembali bertemu di kantor.
Saat itu, Soleh, bendahara keuangan Dinas PUPR, mencoba mendamaikan keduanya dengan memanggil mereka ke dalam ruangan. Namun niat damai berubah menjadi tragedi.
“Saat keluar ruangan, korban berjalan lebih dulu. Pelaku langsung menusukkan sebilah pisau ke punggung korban dari belakang,” jelas Iptu Baitul Ulum.
Tusukan tepat di punggung itu membuat korban terkapar. Pelaku mencabut pisaunya dan langsung diamankan oleh saksi.
Sementara korban sempat dilarikan ke RSUD Muratara oleh rekan-rekannya, namun nyawanya tak tertolong.
Pelaku langsung menyerahkan diri ke Polres Muratara tak lama setelah kejadian. Saat ini, ia telah diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Peristiwa ini mengejutkan banyak pihak, terutama pegawai Dinas PUPR yang tak menyangka pertikaian antar rekan kerja bisa berujung maut.
Polisi masih mendalami motif dan detail kasus yang menyisakan duka mendalam di lingkungan Pemkab Muratara. (Red)